Pengembangan Bisnis

Strategi Produk untuk Pengembangan Bisnis

Pengembangan Bisnis – Bisnis berorientasi pada pemasukan sehingga inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar sangat di butuhkan untuk keuntungan yang konsisten. Dengan demikian, sebuah bisnis harus menyiapkan strategi yang mampu mendongkrak pemasukan.

Strategi yang baik akan mewujudkan hasil yang serupa. Oleh karena itu, seorang pengusaha harus dapat menentukan strategi yang cocok, bersamaan dengan penetapan fundamental dan kemauan yang kuat.

Dalam Episode ini, Ellen bercerita tentang perjalanannya dalam industri kesehtan gigi. Baginya, sebuah bisnis harus dapat menyajikan produk yang memnuhi kebutuhan konsumen, namun juga mampu menyesuaikan standar dari industri itu sendiri.

Dengan demikian, harus ada pemahaman secara kolektif bagi tiap tiap individu yang bekerja dalam sebuah bisnis untuk terus menghasilkan produk berkualitas yang berpotensi tinggi. Lantas, strategi produk apa yang tepat?

Strategi Produk Yang Kuat Untuk Kemajuan Bisnis

Dilansir dari Thesis Business, strategi produk adalah upaya peningkatan produktivitas sekaligus mengkomodir kebutuhan semua pihak pihak yang terlibat dalam penerapannya. Strategi produk berkaitan erat dengan visi misi bisnis dan kepuasan konsumen.

Baca Juga : https://www.serbagadget.id/10-usaha-masih-minim-pesaing-tertarik-coba/

Dengaan demikian, ada beragam jenis strategi prodik yang tepat dapat di terapkan dalam sebuah bisnis dan di sesuaikan kembali dengan tujuan serta dampak yang ingin di capai. Melansir Indeed, berikut beberapa strategi produk yang dapat di terapkan dalam mengembangkan bisnis

1. Chase Strategy

Chase strategy adalah ketika bisnis hanya mengejar produktivitas berdasarkan permainan konsumen. Saat permintaan tinggi, bisnis akan membuat lebih banyak produk, dan begitu pula sebaliknya. Strategi ini membuat bisnis hemat biaya dan penggunaan bahan baku

Maka, metode ini di terapkan ketika sebuah bisnis membuat suatu produk untuk momentum tertentu. Misal, saat moment Natal, banyak bisnis berlomba lomba membuat produk pohon Natal atau ornamen dekorasi Natal lainnya untuk menyesuaikan permintaan konsumen

2. Make to Stock

Make to Stock adalah sebuah bisnis melakukan produksi berdasarkan perkiraan atas permintaan pasar. Produk yang sudah di buat akan di simpan di dalam gudang untuk penjualan dan prospek pasar di masa depan.

Metode ini dilakukan berdasarkan pengumpulan data akan pasar pasar potensial. Pengembangan Bisnis yang kerap menerapkan metode ini antara lain bisnis pakaian, makanan, dan barang barang pokok lainnya. Dengan metode make to stock, jadwal produksi menjadi lebih efektif

3. Make to Order

Jika make to stock berfokus pada perkiraan pasar potensial, maka make to order berfokus pada produksi setelah dilakukannya pemesanan oleh pelanggan.

Strategi ini biasanya di terapkan dalam bisnis yang memberikan pelyanan yang lebih peesonal, seperti kustomisasi dan perakitan secara langsung sesuai permintaan pelanggan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *